Soal meme Anies baswedan, Polisi: Akan panggil Fahira idris

Opera Timur – JAKARTA — Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemanggilan terhadap anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris, Jumat (8/11). Pemanggilan itu untuk mengklarifikasi terkait laporannya terhadap dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando.

“Rencana besok akan diklarifikasi pelapor (Fahira Idris),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/11).

Argo mengatakan, keterangan dari Fahira akan diklarifikasi terkait barang bukti yang ia lampirkan dalam laporannya itu. “Nanti akan ditanyakan seperti apa yang dilaporkannya dan barang bukti apa saja yang dibawa,” ujar Argo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris melaporkan akun Facebook atas nama Ade Armando ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut atas dugaan perubahan terhadap bentuk dokumen dan atau informasi elektronik pada foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diubah atau diedit menjadi foto tokoh fiksi Joker.

“Foto (yang diunggah) di Facebook-nya Ade Armando adalah foto Gubernur Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker,” kata Fahira di Polda Metro Jaya usai membuat laporan polisi, Jumat (1/11) malam.

Tidak hanya itu, sambung Fahira, foto Anies Baswedan tersebut juga disertai tulisan yang diduga mencemarkan nama baik Anies Baswedan. “Foto itu juga diunggah dengan kata-kata atau narasi yang mengarah pada pencemaran nama baik yakni ‘Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat’,” ungkap Fahira menirukan tulisan dalam unggahan tersebut.

Laporan tersebut telah terdaftar dalam nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019. Dalam laporannya, Fahira membawa sejumlah barang bukti. Di antaranya tangkapan layar dari unggahan akun Facebook Ade Armando itu.

[ Mrdka ]

Tinggalkan komentar