Video Viral Kuburan Dipakai Dangdutan di Depok

Innalillah wa inna ilai Roji’un: Video Viral Kuburan Dipakai Dangdutan di Depok Sampai Dini Hari

51 View

Opera Timur – Belum lama ini beredar video viral kuburan dipakai dangdutan, video ini ramai dibagikan di Instagram.

Rupanya lokasi kuburan dipakai dangdutan itu berada di pekuburan di Jalan Swadaya, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat.

Pengirim video viral tersebut mengaku merasa terganggu, sebab orang tuanya dimakamkan di pemakaman tersebut.

Menurut keterangan video viral tersebut, acara dangdutan di kuburan itu terjadi pada Minggu 8 Maret 2020.

Rupanya acara dangdutan itu terjadi hingga dini hari, berikut ini fakta-faktanya.

1. Viral di Instagram

Video viral kuburan dipakai dangdutan ini banyak dibagikan di Instagram.

Salah satunya adalah video yang diunggah oleh akun Instagram @depok24jam.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa video dangdutan tersebut direkam pada Minggu 8 Maret 2020 kemarin.

Pengirim video tersebut merasa terganggu karena di pekuburan tersebut orangtuanya dimakamkan.

https://www.instagram.com/p/B9mEu02JdBQ/?utm_source=ig_web_copy_link

2. Kesaksian Penjaga Makam

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel ‘Video Viral Kuburan di Depok Jadi Lokasi Dangdutan, Petugas Makam: Sampai Dini Hari’, Fuad sang penjaga makam membenarkan hal itu.

Namun, ia meluruskan bahwa pergelaran dangdut itu bukan di tengah area pekuburan, melainkan di pinggir.

“Dangdut seminggu sekali, ya, kalau enggak ya dua minggu sekalilah,” kata dia di tepi lokasi perkuburan, Kamis 12 Maret 2020.

Fuad berujar, dangdutan yang digelar warga sekitar acap kali jalan terus hingga dini hari. Padahal, mereka bernyanyi-nyanyi sejak sore hari.

“Dari sore sampai jam 01.00. Siang mah enggak ada.”

“Mulai setelah asar (petang), dah. Sepuasnya dia saja,” kata Fuad.

3. Sudah Sering Ditegur

Fuad mengklaim bahwa warga sekitar, termasuk ketua RT dan dirinya sendiri, beberapa kali sudah menegur orang-orang itu.

Namun, teguran itu tak digubris. Mereka tetap menggelar dangdutan di pinggir kuburan.

“Kita anggap orang-orang gila saja semuanya, enggak usah ditanya-tanya.”

“Jawabnya kadang juga yang tidak-tidak.”

“Saya sudah beberapa kali menegur, tetap,” tutup dia.

4. Aparat Pemerintah Kota Depok Diminta Turun Tangan

Aparat Pemerintah Kota Depok dan kepolisian diminta turun menangani kasus pemakaian area pekuburan di Jalan Swadaya, Pancoranmas, Depok sebagai lokasi dangdutan rutin.

Selain dinilai kurang pantas, dangdutan yang rutin digelar tiap akhir pekan ini, juga mengganggu warga sekitar.

“Jelas kalau itu mah, terusik. Lah kencang, orang-orang pada nanya itu siapa, ngapain, saya bilang, lah orang gila kok ditanya,” kata Fuad.

“Bukan saya doang yang terganggu, semua masyarakat. Harusnya benar-benar kita hargai, orangtua, nenek, kakek kita di situ.”

“Ya Allah, itu makam ya, almarhum di sana tapi anak-anaknya pada joget,” tutur dia.

“Harapan saya sebagai pengurus makam di sini, ya, petugas atau kepolisian datang ke tempat ini. Satu, biar dia jera saja. Enggak bikin dangdutan mulu di sini,” ujar Fuad.

Video Macet di Kuburan

Peristiwa tak wajar di Kuburan juga pernah terjadi pada Bulan Februari lalu, pasalnya di pemakaman ini malah timbul kemacetan.

Rupanya video macet di kuburan ini terjadi karena jalanan umum terlalu macet karena padatnya kendaraan.

Berdasarkan video yang beredar itu, diketahui peristiwa macet di Kuburan ini terjadi di TPU Menteng Pulo, Jakarta.

Dalam video yang beredar, terlihat banyak motor tengah melewati kuburan umum.

Namun karena kondisi makam yang padat dan terbatasnya jalan, banyak pengendara motor yang harus menuntun kendaraannya.

Diketahui video ini pertama kali diunggah oleh akun bernama @widjialdesta melalui Instagram Story.

“Tebet arah Kuningan macet parah, sampe kuburan juga macet,” tulisnya.

Dalam video itu terlihat para pemotor tengah menuntun kendaraannya melewati tengah-tengah makam.

Dilansir dari Tribunnews dalam artikel ‘Kawasan Tebet Jakarta Macet Parah, Pemotor Ramai-ramai Lewat Kuburan, Terjebak Macet di Kuburan’, peristiwa ini terjadi pada pukul 09.00 WIB.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jakarta Terkini (@jakarta.terkini) pada

Widji Aldesta, pengunggah pertama video tersebut mengungkapkan para pemotor memilih melewati jalur di pemakaman karena dampak dari galian kabel.

“Kebetulan tadi saya pas lewat situ juga, karena imbas dari galian kabel,” ucapnya.

Widji sengaja merekam karena kondisi pemakaman tak seperti biasanya.

“Kok rame, tumben-tumbenan. Biasanya dipake juga, tapi gak sebanyak itu,” ungkapnya.

Namun, Widji menyebut jalur yang biasa digunakan bukanlah melewati tengah-tengah pemakaman.

“Kalau yang tengah biasanya gak lewat situ,” ucapnya.

Widji juga mengungkapkan petugas penjaga makam telah memberi teguran kepada sejumlah pengendara.

Penjaga makam, menurut Widji, menyampaikan jika melewati tengah makam akan membuat motor sulit keluar dari area pemakaman.

“Bang, aturan jangan lewat situ, kalau lewat situ tinggi,” ucap Widji menirukan perkataan penjaga makam.

Widji mengaku sempat memberikan bantuan kepada beberapa pengendara yang kesulitan keluar dari area pemakaman.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Fakta-fakta Video Viral Kuburan Dipakai Dangdutan di Depok, Ternyata Berlangsung Sampai Dini Hari,

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Adrianus Adhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *