Jangan Dulu Gegabah Mengartikan Kata Sayang, Takut Dia Hanya Penasaran dan Menjadikanmu Sasaran

Jangan Dulu Gegabah Mengartikan Kata Sayang, Takut Dia Hanya Penasaran dan Menjadikanmu Sasaran

Opera Timur – Kamu jangan dulu gegabah mengartikan kata sayang yang disuguhkan oleh lelaki, takut dia hanya penasaran dan menjadikanmu sasaran.

Hati-hati, kamu harus mampu bijak mengkondisikan hati agar tidak terjerumus pada keadaan yang menjadikanmu nanti sangat menyesal.

Hati-hati Menjaga Hati, Jangan Sampai Kamu Terlena Lalu Kemudian Merasakan Sakit yang Luar Biasa
[irp]
Kamu harus hati-hati menjaga hatimu, jangan sampai kamu terlena lalu kemudian merasakan sakit yang luar biasa, karena sudah banyak kejadian demikian yang akhirnya kecewa mendalam.

[irp]
Hati-hati Dengan Rasa Nyaman, Karena Dihujani Dengan Perhatian dan Ungkapan Sayang Itu Memang Bikin Adem

Datangnya rasa nyaman, hati-hati dengan rasa nyaman, karena dihujani dengan perhatian dan ungkapan sayang itu memang bikin adem pada awalnya, tapi jika semua itu hanya modus maka sambutlah sakitmu.

Hati-hati Dengan Sapaan Manjanya, Karena Bisa Jadi Nanti Kamu Kecewa Karena Sudah Salah Berharap

Perhatian dan sapaan manja, hati-hati dengan sapaan manjanya, karena bisa jadi nanti kamu kecewa karena sudah salah berharap, sebab tidak sedikit yang akhirnya begitu kecewa sebab salah dalam berrharap.

Hati-hati Dengan Janji Manisnya, Jangan Sampai Rasa Nyamanmu Menjadi Racun di Akhir Kisah

Hai-hati juga dengan janji masninya, biasanya seseorang seringkali menabur janji saat sedang senang-senangnya, maka jangan sampai rasa nyamanmu menjadi racun di akhir kisah.

[irp]

Ingat, Sebaik dan Seperhatian Apapun Dia, Tidak Ada Jaminan Dia Tidak Akan Menyakitimu, Maka Jangan Salah Berharap

Ingatlah dengan baik, sungguh sebaik dan seperhatian apapun dia, tidak ada jaminan bahwa dia akan menyakitimu, maka jangan salah berharap dan menaruh percaya tanpa melibatkan Allah. [hm]

Semua Orang Pernah “Nakal” Sebelum Menjadi Baik, Tapi Itu Lebih Baik Daripada Baik Kemudian “Nakal

Semua Orang Pernah “Nakal” Sebelum Menjadi Baik, Tapi Itu Lebih Baik Daripada Baik Kemudian “Nakal

Opera Timur – Untukmu yang selalu khawatir tak mendapat jodoh yang baik, hanya karena sadar bahwa dulu pernah nakal dan tidak baik, tenanglah karena Allah selalu tahu siapa yang pantas untukmu nanti.

Perlu kamu tahu, semua orang pasti pernah “nakal” dalam hidupnya sebelum ia menjadi baik, tapi itu lebih baik daripada baik kemudian “nakal”.

Maka bersyukurlah kamu, yang saat ini sudah benar-benar memperbaiki diri, karena sungguh perbaikan dirimu sudah Allah lihat dengan adil dan sempurna.

Percayalah, Jodoh yang Baik Akan Tetap Dengan yang Baik, Walau Dulu Sama-sama Pernah Nakal

Lalu bagaimana tentang jodoh? percayalah, jodoh yang baik akan tetap degan yang baik, walau dulu pernah sama-sama nakal.

Intinya, yang baik akan tetap menjadi milikmu kelak, jika memang benar kamu telah melakukan perbaikan yang nyata.

Seburuk Apapun Kamu di Masa Lalu, Tetap Akan Allah Pertemukan Dengan yang Baik, Jika Memang Kamu Mampu Memperbaiki Diri

Lantas tidak usah kamu khawatirkan keputusan Allah, seburuk apapun kamu di masa lalu, kamu akan tetap Allah pertemukan dengan yang baik, jika memang kamu mampu memperbaiki diri.

Masa lalu akan tetap menjadi masa lalu, ia tidak akan pernah terulang kembali, maka tak ada gunanya jika kaitkan masa depanmu dengan masa lalumu. Lebih baik kamu fokus dengan masamu yang sekarang, agar yang baik benar-benar Allah peruntukkn kepadamu.

[irp]
Allah Maha Adil, Maka Jangan Sibuk Menimbang Kesalahanmu di Masa Lalu, Cukup Fokuslah Menjadikan Dirimu Lebih Baik

Ingatlah dengan baik, Allah itu maha adil, maka jangan sok tahu dan selalu saja khawatir pada keputusan Allah di masa depanmu.

  • Ketika Kamu Mengingatnya dan Terasa Sangat Buruk Keadaan, Berarti Kamu Masih Membencinya

Jangan sibuk menimbang kesalahanmu di masa lalu, seolah-olah Allah tak akan mengampunimu, cukuplah kamu fokus menjadikan dirimu lebih baik, karena yang demikian lebih menjamin dirimu mendapatkan yang baik.

Pasrah Saja Kepada Allah, Karena Allah Tidak Akan Pernah Salah Dalam Memasangkan

Pasrah saja kepada Allah, jangan terlalu sering menghakimi diri dengan penyesalan yang tak berujung, karena bagaimanapun Allah tidak akan pernah salah dalam memasangkan jodoh.

Jika benar perbaikan dirimu sudah benar, maka percayalah yang baik tidak akan mungkin akan Allah persembahkan pada yang lain, ia akan tetap menjadi pasanganmu kelak. Aminn

  • Tips Rumah Tangga Harmonis Islam Menurut Islam

Tidak Usah Terlalu Sibuk Memikirkan Siapa yang Datang Nanti, Cukup Yakin Saja Bahwa Allah Akan Mendatangkan yang Terbaik

Jadi, setiap kamu merasa khawatir tentang jodohmu, cepatlah ingat bahwa Allah selalu bijaksana dalam mengatur segalanya.

Lantas tidak usah kamu terlalu sibuk memikirkan siapa yang datang nanti, cukup kamu yakini saja bahwa Allah akan mendatangkan terbaik, setelah perbaikan yang kamu lakukan tiada henti. [hm]

Kisah Turiyan, Hidup Mandiri Meski Alami Lumpuh 47 Tahun Bermula Saat Kelas 2 SD

Kisah Turiyan, Hidup Mandiri Meski Alami Lumpuh 47 Tahun Bermula Saat Kelas 2 SD

Opera Timur – Turiyan (57) duduk di atas kayu yang dibentuk seperti mobil mainan, Minggu (8/3/2020) siang.

Kedua kakinya yang lumpuh terpangku di atas kayu itu.

Tangan kanannya memegang tongkat berukuran pendek.

Sedangkan tangan kirinya menyentuh lantai dengan alas sandal.

Kedua tangan itu bergantian mendorong kayu yang didudukinya.

Kayu itu mudah menggelinding karena terdapat empat roda di bawahnya.

Roda itu juga terbuat dari kayu.

Saat itu, Turiyan yang hidup seorang diri hendak keluar dari rumahnya di RT 041 RW 007 Dusun Lepur, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

“Ini saya buat sendiri,” kata Turiyan, sambil menunjukan kayu berbentuk mobil mainan yang didudukinya.

Turiyan merupakan warga yang menderita cacat fisik.

Kedua kakinya lumpuh. Bentuk kakinya mengecil dan tidak bisa difungsikan layaknya orang dengan kaki normal pada umumnya.

Kedua tangannya juga tidak normal. Meskipun, tangannya masih bisa difungsikan.

Cerita kelumpuhan Turiyan itu bermula sejak kelas 2 sekolah dasar (SD).

Saat itu, setiap organ tubuhnya masih normal.

Sampai akhirnya, Turiyan yang merupakan anak ketiga dari sembilan bersaudara mengalami kecelakaan.

Ketika itu, Turiyan yang masih berumur sekitar 10 tahun mandi di sungai bersama teman-temannya.

Nahas, dia terjatuh saat melompati bebatuan. Kedua kakinya terperosok di antara batu dan menimpanya.

Sejak saat itu, Turiyan tidak bisa berjalan.

Berbagai pengobatan telah dilakukan, namun hasilnya tidak maksimal.

Kaki Turiyan mulai paha sampai ke telapak kaki lumpuh dan kondisinya mengecil.

“Jatuh di sungai kejepit batu. Ditolong oleh lima orang, tapi tidak bisa,” kata dia.

Sejak saat itu, Turiyan berjalan menggunakan tangannya.

Lalu di usia 20 tahun, Turiyan berinisiatif membuat mobil-mobilan dari kayu yang bisa ditumpanginya untuk berjalan.

“Saya buat seperti ini supaya saya lebih cepat (berjalannya),” kata dia.

Hidup mandiri membuat kerajinan bambu

Turiyan tinggal seorang diri di rumahnya. Saudaranya sudah memiliki keluarga dan rumah masing-masing.

Rumah yang ditempatinya adalah rumah keturunan keluarganya terdahulu.

Sehari-hari, Turiyan membuat tampah, alat tradisional dari anyaman bambu yang biasanya dibuat untuk membersihkan beras.

Hal itu dilakukan Turiyan di tengah keterbatasan fisiknya.

“Ada orang pesan dibuatin. Kalau tidak ada ya diam saja. Cuma nyapu-nyapu,” kata dia.

Meski tinggal seorang diri, Turiyan bukan berarti menjalani hidup sepenuhnya seorang diri.

Saudaranya yang bernama Paingan (37) masih kerap merawatnya.

Rumah keduanya berdampingan sehingga masih bisa saling membantu.

Selama ini, kebutuhan untuk Turiyan dipenuhi oleh saudaranya itu.

Termasuk untuk kebutuhan hidupnya.

Tidak hanya itu, Paingan juga yang mengambilkan bambu untuk Turiyan supaya dibuat tampah jika ada orang yang memesan.

“Ini rumah orangtua. Dulu, di sini ada kakak saya. Makanya saya buat rumah sendiri.”

“Dia (Turiyan) tinggal bersama kakak saya. Tapi kakak saya sudah tidak ada (meninggal),” kata Paingan.

“Kalau nyuci dan buat kopi, kakak saya ini bisa sendiri. Tapi kalau makan, istri saya yang masakin,” imbuh dia.

Ketua RT 041 RW 007, Suwardi mengatakan, dirinya selalu berusaha supaya Turiyan mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

“Dulu dapat BLT (bantuan langsung tunai). Yang membawa ke balai desa saya, saya gendong,” ungkap dia. [Int/kompas]

Berhentilah Bersedih, Karena Bagaimanapun Semuanya Sudah Allah Atur Supaya Terjadi

Berhentilah Bersedih, Karena Bagaimanapun Semuanya Sudah Allah Atur Supaya Terjadi

Opera Timur – Bijaklah, jangan anggap sebuah kehilangan itu musibah tapi jalan utukmu sada bahwa apa-apa yang kamu miliki tentu takkan abadi, dan akan kembali pada pemiliknya (Allah) suatu saat nanti.

Ikhlaslah Karena Semakin Kamu Ikhlas Maka Allah Akan Semakin Memberimu yang Terbaik

Jika saat ini kamu sedang dalam keadaan bersedih karena kehilangan sesuatu, cepatlah sadar bahwa inilah jalan untukmu bisa mendapat yang lebih baik dari Allah sebagai gantinya.

[irp]

Karena bagaimanapun semua yang terjadi kepadamu sudah Allah atur dengan sangat sempurna dan sampai kapanpun jika memang harus terjadi maka pasti akan terjadi.

Tragedi Pahit yang Menyesakkan Dada, Cukup Kamu Sadari Itulah yang Terbaik

Tragedi pahit yang menyesakkan dadamu tidak usah terus-terusna kamu tangisi, bersabarlah dan redamlah semua sesal yang membuat batinmu terluka, cukup kamu sadari inilah takdir terbaik dari Allah.

Dan jika sulit, ingatlah bahwa Allah tidak akan mengambil sesuatu yang baik darimu jika Dia tidak memiliki ganti yang lebih baik untukmu.

[irp]

Kamu Yakini Saja Bahwa Kehilangan yang Kamu Alami Akan Mendapat Ganti yang Lebih Baik

Tidak usah kamu meratapinya dengan sangat, tidak ada gunanya karena yang memang ditakdirkan terjadi meski kamu tangisi ribuan hari tidak akan kembali lagi.

Hanya saja saat kamu yakin bahwa kehilangan yang kamu alami adalah rencana terbaik ilahi, maka pasti kehidupan yang akan kamu alami selanjutnya akan selalu Allah berkahi.

Ikhlaslah Karena Semakin Kamu Ikhlas Maka Allah Akan Semakin Memberimu yang Terbaik

Ikhlaslah, karena semakin kamu merasa ikhlas atas ketidak baik-baik sajaan yang kamu alami maka Allah akan semakin memberimu yang terbaik.

Allah akan menggantimu dengan yang lebih baik bahkan diluar dugaanmu jika kamu mampu menundukkan hatimu untuk selalu lapang dada dan ikhlas.

[irp]

Semua yang Allah Takdirkan Untukmu Pasti Memiliki Tujuan Baik

Karena semua yang Allah takdirkan untukmu, kehilangan yang telah Allah tulis kepadamu sudah pasti memiliki tujuan yang baik. Maka kendalikanlah hatimu agar selalu bisa bersabar dan berhusnuddzan kepada setiap ketentuan-Nya.

Walau benar diawal kamu merasa tidak baik-baik saja dan bersedih, tapi bagaimanapun sesuatu yang telah sampai masanya kembali pasti akan kembali juga pada pemiliknya, meski kamu tak mengizinkannya. [hm]