Beranda Berita Kalung Anti Corona Bakal Di Produksi Masal Berbahan Eucalyptus

Kalung Anti Corona Bakal Di Produksi Masal Berbahan Eucalyptus

29
0
BERBAGI
Kalung Anti Corona Bakal Di Produksi Masal Berbahan Eucalyptus

Opera Timur – Lagi trending topik Kalung Anti Corona yang bakal di produksi secara masal, seperti yang dilansir IDNtimes.com.

Kementerian Pertanian kemungkinan akan memproduksi massal kalung yang disebut “antivirus corona“.

Temuan kalung ini merupakan hasil pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbangtan).

Kalung ini berbahan eucalyptus atau kerap disebut juga pohon kayu putih. “Dari 700 jenis (tanaman), 1 yang bisa mematikan corona dari hasil lab kita. Dan hasil lab ini untuk antivirus.

Baca Juga: Dampak Corona, Lantunan Adzan Dibebaskan di Masjid-masjid Eropa

Dan kita yakin. Bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak,” ujarnya di Kementerian PUPR pada Jumat, 3 Juli 2020.

1. Antivirus corona diklaim sudah diuji coba dan mampu membunuh virus corona.

Pria yang akrab disapa SYL ini mengungkapkan bahwa antivirus tersebut telah diuji coba. Menurutnya, antivirus tersebut dapat membunuh virus corona dalam waktu 15 menit.

Advertisements

“Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42 persen dari Corona. Kalau dia 30 menit maka dia bisa 80 persen. Ini ada roll-nya. Kalau kita kena iris pisau, berdarah, kasih ini bisa tertutup lukanya,” ucapnya.

2. PUPR bakal kembangkan food estate modern.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menerima kunjungan kerja Menteri Pertanian SYL mengatakan pertemuan tersebut dalam rangka menyinergikan program pengembangan food estate di kawasan aluvial.

Pengembangan itu dilakukan pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Provinsi Kalimantan Tengah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024.

Basuki mengatakan sinergi perencanaan infrastruktur irigasi dan pertanian yang dilakukan antara Kementerian PUPR bersama Kementan bertujuan untuk mengembangkan food estate yang modern di Provinsi Kalteng.

“Jadi kita memang fokusnya untuk menyiapkan food estate yang modern, sehingga nantinya tidak hanya dimanfaatkan saat produksi tetapi juga pascaproduksi,” kata Basuki.

3. Kasus sembuh virus corona capai 92 persen dari case closed.

Kasus COVID-19 di dunia telah mencapai angka 11.180.054. Dari jumlah tersebut, 6.794.880 kasus adalah closed cases atau sudah selesai. Sedangkan, 4.385.175 kasus adalah active cases atau kasus yang masih aktif.

Dari 6.794.880 closed cases, 6.266.504 di antaranya adalah kasus sembuh. Angka tersebut mencapai 92 persen dari closed cases. Sedangkan, 528.376 kasus atau 8 persen lainnya adalah meninggal dunia.

Data tersebut sesuai dengan catatan worldmeters.info per Sabtu (4/7/2020) pukul 07.19 WIB.

Advertisements

Replay